Opini

Selasa, 23 Februari 2010

Belajar Bisnis Tokek

Bukan rahasia lagi, tokek merupakan barang yang langka, dicari banyak orang, diburu dan di elu-elukan, kenapa ? Konon katanya tokek memiliki harga jual yang selangit, hampir menyamai mobil dinas para menteri di negeri ini, untuk ukuran berat 3 ons saja, anda bisa mengantongi uang hingga ratusan juta rupiah,..............., tapi alangkah naifnya jika kita tanya dari nara sumbernya.......seolah-olah, masih menjadi misteri, sama misterinya dengan mitosnya. Sejauh ini saya belum menemukan orang yang serius untuk membeli tokek dengan ukuran tertentu, bisnis ini masih gelap, kalau ditelusuri bisnis ini masih banyak "TUTI" nya alias tipu sana tipu sini. Akan tetapi kalo bisnis tokek yang ukurannya sembarangan, lalu dikeringkan dan dijadikan kapsul, ini memang punya prospeknya dan ada pengolahannya malah sudah ada pengepulnya. Jadi intinya untuk berbisnis Tokek ini belum ada yang mempunyai legalitas atau perusahaan yang serius dan profesional untuk menyalurkan tokek-tokek yang ada di bumi nusantara ini, hanya individual-individual tertentu saja yang mengelolanya, bahkan sebagian dari mereka belum ada kepastian hukum yang dapat dipercaya atau bahkan boleh dikatakan iseng-iseng tanpa punya bukti yang akurat. Semoga saja kalau memang bisnis ini menguntungkan, ada pengusaha yang tergerak untuk membangun bisnis ini atau minimal menjadi mediator atau perantara antara pembeli dan penjual tokek tersebut. Agar bisnis ini nyata adanya dan tidak misteri seperti mitosnya.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar